4.20.2016

MENJEMPUT HIDAYAH MELALUI SEPAK BOLA


Bulan Romadhon telah mencapai lebih dari pertengahannya. Sudah lebih dari 15 hari kita menjalankan ibadah Romadhon. Artinya hari-hari ke depan Romadhon menjelang usai. Waktunya untuk lebih meningkatkan ibadah kepada Alloh Azza Wa Alla, karena ‘bulan bonus’ ini akan segera berakhir.

Bincang-bincang sepakbola di bulan Romadhon ini rasanya sedikit kurang gairah. Ketiadaan kompetisi akibat pembekuan PSSI yang berujung dengan sanksi FIFA, membuat perbincangan sepakbola terasa hambar. Perbincangan Bobotoh di media sosial seperti Twitter dan Facebook, terkait pembubaran squad Persib Bandung untuk ISL 2015 pun tidak begitu bergaung suaranya.

Mungkin para Bobotoh sedang lebih memfokuskan diri menjalani Romadhon daripada membincangkan sepakbola negeri ini yang belum menemukan ujung pangkal penyelesaian masalahnya. Berbeda dengan Romadhon tahun kemarin, masih ada beberapa pertandingan sepakbola domestik yang menarik diikuti. Termasuk ujicoba Persib di Stadion Galuh Ciamis yang dilangsungkan usai tarawih berlangsung.

Berbicara masalah bulan Romadhon, bulan penuh berkah penuh hidayah, teringat akan beberapa pesepakbola yang mendapatkan hidayah dan menjemput keislamannya di tanah air. Sepakbola menjadi jalan bagi beberapa pesepakbola untuk kembali jalan Islam.
Berikut ini adalah beberapa nama pesepakbola yang menjemput hidayah Alloh SWT dengan bermain sepakbola di Indonesia.

1. Abanda Herman
Mantan pemain belakang Persib ini pada tahun 2013 menyatakan dua kalimat syahadat. Pemain berpaspor Kamerun ini sah menjadi seorang pemeluk agama Islam (muallaf) setelah membaca dua kalimat syahadat di Masjid Nurul Iman, Babakansari, Kiaracondong, Bandung. Setelah memeluk agama Islam, namanya menjadi Ahmad Abanda Herman.

2. Cristian ‘El Loco’ Gonzales
El Loco yang pernah membela Persib adalah seorang mualaf. Striker kelahiran Montevidio, Uruguay yang dinaturalisasi menjadi WNI pada November 2010 resmi memeluk agama Islam pada tahun 2003. Saat itu ia masih berkostum PSM Makassar. Setelah memeluk dua kalimat syahadat, namanya adalah Mustafa Habibi.

3. Marcio Souza
Mantan penyerang Persib selama setengah musim di 2011-2012 ini adalah seorang mualaf. Ia menyatakan keislamannya dengan menyebut dua kalimat syahadat pada tahun 2009 saat berkostum Semen Padang. Souza yang berpaspor Brasil ini menjadi mualaf setelah sering melihat rekannya Antonio ‘Toyo’ Claudio, yang lebih awal memeluk agama Islam, sering melaksanakan sholat lima waktu.

4. Antonio ‘Toyo’ Claudio
Pemain berpaspor Brasil yang pernah berkostum Persib di musim 2006-2007 juga adalah seorang muallaf. Dialah yang menjadi ‘inspirasi’ bagi Marcio Souza untuk mendapatkan hidayah memeluk agama Islam. Toyo memeluk agama Islam pada tahun 2000 dan mengganti namanya dengan Fakhruzaman.

5. Patricio ‘Pato’ Jimenez
Mantan pemain belakang Persib berpaspor Chile ini ternyata telah lama memeluk agama Islam. Pernyataan keislamannya dilakukan pada tahun 2004 saat berkostum Semen Padang. Ia pun menambahkan nama Nabi Besar, Muhammad SAW menjadi nama depannya, Muhammad Patricio Jimenez Diaz.

6. Diego Michels
Mantan pemain belakang Timnas U23 yang terakhir tercatat berkostum Mitra Kukar ini memeluk agama Islam saat menjalani persidangan pengadilan akibat kasus hukum yang menimpanya. Pemain sepakbola kelahiran Deventer, Belanda ini rupanya mulai tertarik dengan agama Islam bahkan pada saat masih berdomisili di Belanda.

Hidayah Alloh SWT membuatnya mantap menyatakan dua kalimat syahadat, di mana pada saat berada dalam tahanan Polres Tanah Abang ia sering melihat temannya sesama pelaku pengeroyokan, berdoa dan beribadah secara Islam. Diego Michels pun mengganti namanya menjadi Diego Muhammad bin Robbie Michiels.

7. Arcan Iurie
Mantan arsitek Persib yang pernah membawa Persib ‘juara paruh musim’ pada musim 2006-2007 juga adalah seorang muallaf. Pelatih kelahiran Moldova ini resmi memeluk agama Islam pada tahun 2008 saat menyunting Santi Sucihati, menjadi istrinya di Bandung.

8. Wolfgang Pikal
Mantan asisten pelatih Timnas U-23 di masa kepelatihan Alfred Riedl ini memeluk agama Islam pada tahun 1995. Ia menemukan jalan hidayah itu saat mempersunting istrinya, Tina Rostina Gondokusumo, di Bali. Pada tahun 1990an Pikal datang ke Indonesia dengan berpaspor Austria, tapi kini ia telah menjadi seorang WNI dan berpaspor Indonesia.

9. Carlos Raul Sciucatti
Mantan pemain Persijap Jepara ini, seperti dilansir Goal.com resmi memeluk agama Islam pada tahun 2015 dan mengubah namanya menjadi Muhammad Carlos Raul Sciucatti. Pemain berpaspor Argentina ini kini bermukim di Pesantren Assalam Arya Kemuning, Kutai Barat, Kalimantan Timur

Masih ada beberapa nama pesepakbola lain seperti Javier Rocha, Danielo Fernando yang mengucapkan dua kalimat syahadat. Pada awalnya mereka datang ke Indonesia untuk bermain sepakbola. Ternyata sepakbola lah yang kemudian menjadi jalan hidayah mereka untuk mengucapkan dua kalimat syahadat dan memeluk agama Islam.

Tentu hal ini seharusnya menjadi ibroh (pelajaran) bagi kita muslimin-muslimat yang mencintai sepakbola dan telah berislam sejak lahir untuk meningkatkan dan memperbaiki keislaman kita. Semoga tetap istiqomah di jalan Islam serta tetap khusnul khotimah dan selalu meyakini bahwa Islam adalah agama yang paling benar, isyahdu bi anna muslimun. inna dinna indallohil Islam.

Ricky N. Sastramihardja
Editor in Chief Maenbal.co

pernah dimuat di maenbal.co
http://maenbal.co/14347/suara-redaksi/menjemput-hidayah-melalui-sepakbola/
03-07-2015

foto: TRI AJI

No comments: